BREAKING NEWS Italia Isolasi Seluruh Negeri demi Cegah Virus Corona, 60 Juta Warga Terkena Dampaknya

Uncategorized

Italia kini mengisolasi seluruh warganya akibat penyebaran virus corona yang makin meningkat. Perdana Menteri Giuseppe Conte mengumumkan lock down di seluruh negeri yang sebelumnya hanya diterapkan di Italia bagian utara. "Semua zona merah kini diperluas ke semua wilayah teritori nasional," ujar Conte dalam konferensi Senin (9/3/2020) malam waktu setempat, seperti yang dilansir .

Conte juga mengumumkan larangan diadakannya acara publik. Orang orang tidak boleh berpergian kecuali untuk pekerjaan penting dan keadaan darurat. Warga tidak boleh berkumpul di tempat umum, termasuk bioskop, gym, dan pub yang akan ditutup.

Acara olahraga dan pernikahan harus dibatalkan. Sekolah dan kampus diliburkan hingga 4 April. Restoran dan bar dibuka dari jam 6 pagi hingga jam 6 sore.

Mall dan supermarket boleh bukan jika bisa dipastikan pelanggan bisa jaga jarak setidaknya satu meter satu sama lain (tidak berdesak desakan). Ia menyebut keputusan lock down ini ialah demi melindungi 60 juta penduduk yang ada di Italia. Pengumuman yang dibacakan Conte keluar setelah terjadinya kerusahan di beberapa penjara di Italia.

Di Italia, 97 orang telah meninggal dunia akibat virus corona sejak Minggu (8/3/2020). Jumlah tersebut menambah total kematian kasus di Italia menjadi 463. Sejauh ini, ada 9.172 kasus virus corona di Italia, menjadikannya negara paling banyak terinfeksi di Eropa.

Koordinator perawatan intensif di unit krisis wilayah Lombardy utara mengatakan kepada CNN bahwa sistem perawatan kesehatan Lombardy "hampir hancur." "Kami sekarang dipaksa untuk melakukan perawatan intensif di koridor koridor rumah sakit," kata Antonio Pesenti. "Kami telah mengosongkan seluruh bagian rumah sakit untuk memberikan ruang bagi orang yang sakit parah."

Ia menganalogikan situasi itu dengan "tsunami pasien," dengan kemungkinan akan ada 18.000 pasien di rumah sakit pada akhir bulan jika virus corona masih terus menyebar. Dilansir , jumlah pasien yang terinfeksi virus corona di seluruh dunia sekarang lebih dari 111.000, dengan sekitar 3.890 kematian. Setiap orang yang tiba di Israel akan diminta untuk melakukan karantina sendiri selama 14 hari, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengumumkan.

Iran telah melaporkan 43 kematian baru terkait penyakit dalam 24 jam terakhir. Setidaknya 237 orang telah meninggal dan 7.161 telah terinfeksi di seluruh Iran sejak pertengahan Februari, meskipun angka sebenarnya diyakini jauh lebih tinggi. China, yang telah mencatat jumlah kematian tertinggi, melaporkan hanya 40 kasus baru Covid 19, terendah sejak 20 Januari. Meskipun data itu menunjukkan bahwa penyebaran di sana melambat, para pejabat senior memperingatkan agar China tidak mengurangi kewaspadaan.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah memperingatkan bahwa ancaman pandemi virus corona ini adalah "sangat nyata" Kanada telah mengkonfirmasi kematian pertama terkait dengan virus corona. Pasien adalah seorang pria berusia lanjut di rumah perawatan di Vancouver, British Columbia.

Di Prancis, Menteri Kebudayaan Franck Riester menjadi anggota pertama di pemerintah yang terinfeksi virus. Timnya mengatakan ia telah menghabiskan beberapa hari dalam seminggu terakhir di parlemen, di mana sejumlah kasus lain telah dikonfirmasi Di AS, jumlah kasus yang dikonfirmasi sekarang melebihi 500

Sebuah kapal pesiar membawa ribuan orang yang terdampar selama berhari hari karena wabah coronavirus telah merapat di pelabuhan Oakland, dekat San Francisco Saham di seluruh dunia mengalami keterpurukan di tengah kekhawatiran tentang biaya ekonomi dari wabah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *